Senin, 11 November 2013

puisi kritik sosial



TELAGA AIR MATA RAKYAT

Bangsa ini gemetar
Antri terima siksa
Sukma tak lagi sanggup
Mengepakkan sayap garudaku

Nista, nistaku, nistamu
Makin dalam meraung kencang
Ditepian telaga air mata

Kemudoian rintih bergema
semakin tinggi
hingga kepuncak derita
dihiasi kabut senja gelisah

dewan lalu lakukan sidang
rapat, bicara terus
pidato mantap tersaji
namunrakyat begin-begini terus
menguras air mata
kedalam telaga derita
                                    oleh. Toga muda sagala
                                    mahasiswa FIB.USU

LAMUNAN MALAM
Hanya kopi hangat
Yang selalu setia
Menemani sunyi
Dalam malamku
            Oleh. Toga muda sagala
            Mahasiswa FIB. USU